alumni@mail.uns.ac.id
Kembali ke Berita Kegiatan dan Reuni Alumni

Hadiri Gelar Budaya di UNS Solo, Fadli Zon Apresiasi Peran Kampus Rawat Tradisi

27 March 2026
27 Mar 2026 WIB
Hadiri Gelar Budaya di UNS Solo, Fadli Zon Apresiasi Peran Kampus Rawat Tradisi

Ratusan orang mengikuti acara Gelar Budaya dan Karya Anak Bangsa di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Kamis (26/3/2026). Acara ini digelar sebagai salah satu agenda utama memeriahkan Dies Natalis ke-50 UNS.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon hadir langsung dalam acara tersebut untuk memberikan orasi kebudayaan. Ia menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif UNS Solo menggelar acara tersebut. Menurutnya, acara ini menjadi bukti konkret komitmen perguruan tinggi dalam memajukan kebudayaan nasional.

"Bisa diundang dalam acara budaya Dies Natalis ke-50 UNS dan memberikan orasi budaya adalah kesempatan yang sangat baik. Apalagi dengan hadirnya para alumni Fakultas Ilmu Budaya [FIB] yang kini sudah berkiprah di berbagai profesi," ujar Fadli Zon seusai acara, Kamis.

Ia juga memuji rangkaian acara yang tidak hanya berisi pidato, tetapi juga menampilkan pergelaran seni, pameran UMKM, hingga pameran arsip. "Ada gelar budaya, ada penampilan [performance], dan pameran yang saya kira sangat baik dilakukan sebagai komitmen UNS untuk kemajuan budaya nasional kita. Saya sangat mengapresiasi Pak Rektor, Dekan, dan seluruh sivitas akademika," tambahnya.

Dekan FIB UNS, Dwi Susanto, menyebut proses persiapan acara ini dilakukan dalam waktu yang singkat, yakni kurang lebih hanya satu bulan. "Waktunya padat, ritmenya cepat. Yang membuatnya tetap berjalan baik adalah kebersamaan dan kejelasan peran. Bagi kami, kegiatan ini menjadi ruang temu yang hangat karena di dalam kegiatan ini kampus bertemu alumni, ilmu bertemu karya, tradisi bertemu kreativitas, lalu semuanya kembali lagi kepada masyarakat," papar Dwi Susanto dalam laporannya.

Bermakna dan Berdampak

Kesuksesan acara ini, lanjut Dwi, tak lepas dari kolaborasi solid berbagai pihak. Keluarga Alumni FIB (KAFIB) UNS bertugas menguatkan jejaring dan dukungan lintas generasi, universitas memberikan fasilitas penuh, para dosen mengawal gagasan literasi, sementara para mahasiswa menjadi motor penggerak kelancaran di lapangan.

Selain orasi dari Menteri Kebudayaan, acara ini juga dimeriahkan dengan pameran koleksi museum, naskah kuno, ruang literasi, hingga bazar UMKM milik para alumni FIB UNS.

Sementara itu, Rektor UNS, Hartono, dalam sambutannya menegaskan usia 50 tahun bagi UNS adalah momentum bagi universitas untuk menunjukkan relevansi dan kehadirannya di tengah masyarakat.

"Dalam perayaan Dies Natalis ke-50 ini, UNS ingin menegaskan satu pesan, universitas harus hadir bagi masyarakat, dan hadir dengan cara yang bermakna dan berdampak. Kehadiran Bapak Menteri hari ini menjadi penguatan moral bagi kita semua bahwa kebudayaan tidak pernah berada di pinggir, melainkan di jantung kehidupan bangsa," katanya.

Ia juga secara khusus menyoroti peran strategis alumni. Baginya, alumni bukan sebatas ajang nostalgia, melainkan sebuah energi penggerak. "Ketika alumni kembali membawa pengalaman dan jejaring, kampus menjadi lebih kuat. Ketika kampus semakin kuat, masyarakat akan mendapatkan manfaat yang lebih luas. Saya berharap kolaborasi UNS dan KAFIB tidak berhenti di acara ini saja," katanya.

Artikel ini telah tayang di solopos.com . Baca selengkapnya